Saturday, December 03, 2011

Bunga Hutan Memori Masa Kecil di Papua

Bunga Hutan Memori Masa Kecil di Papua

Inilah Inspirasi dari Diksar Mapala Argawana Angkatan IX di Kiskendo, 26 November 2011. Suntuk Ga mood... Itulah Secuil yg dirasa...Sejenak aku menjauh dari teman-teman ( sekitar 5 menitlah, aku tau karena bawa jam, sesuai kode etik : Tidak membunuh apapun kecuali waktu, berhubung kasihan, jadi tidak aku bunuh, hehe... :-) ). Tiba-tiba langkah kaki terdorong untuk mendekati sebuah bunga hutan. Dengan bermodal kamera punya orang, kuambil gambar dari bunga itu ( sesuai kode etik : Tidak mengambil apapun kecuali gambar). Gambar bunga hutan, tak tau apa namanya, yang jelas bunga itu mengingatkanku pada masa kecilku ketika di Irian Jaya ( sekarang Papua).

Bunga itu banyak sekali di sekitar belakang rumahku yang tidak terawat, bisa dibilang bunga ini tumbuh liar. Masih di area belakang rumah, di samping tanaman liar itu, ada pagar tanaman, sebut saja bonsai yang mengelilingi area rumah. Dalam area belakang rumah dekat bonsai yg juga mengelilingi area rumah, ditanami macam-macam tanaman buah, ada markisa, delima, alpukat, mangga, jambu air, jambu biji, pisang, pepaya, dan lain sebagainya. Sedikit ke dalam ada berbagai macam sayuran, ada sawi, kangkung, sawi, wortel, dan lain sebagainya.
Oy ada yang lupa, di samping rumah juga ada kolam ikan, isinya ikan nila, mas, lele, udang, semua jadi satu. Di sela-sela kolam juga di tanami tanaman keladi. Masa kecil... punya rumah dekat hutan, pedalaman Irian tanpa listrik dan jauh dari akses transportasi. Sayang waktu itu tidak tanam ipere ( Ubi Jalar), karena sudah banyak tetangga yang menanam itu. Kalo ingin, tinggal minta aja, namanya minta ga banyak, lagian kalo banyak makan ipere, bisa mengakibatkan munculnya gas berbahaya ( apa tuhhh? ). Ok, ceritanya cukup deh, tar malah bikin aku pingin ke sana...
Kembali ke gambar, coba lihat. Kalo gambar itu di ambil di Irian, dibelakang bunga itu bakal tampak gambar pemandangan gunung yang begitu jelas konturnya, juga warna-warni dengan berbagai jenis bunga lain. Kalo gambar ini, yg ada hnya bukit yg ditanami pohon jati, lgian juga lebih baik blur gitu.
Oy, kalo ada temen-temen yang tau nama bunga itu, atau bahkan malah tau nama ilmiah beserta klasifikasinya, hubungi aku ya...
Siapa tahu sifat ilmuwanku masih ada, jadi suatu saat bisa aku teliti tu bunga...

Yg jelas bunga itu ga kalah deh sama bunga Edelweiss, karena ada cerita di dalamnya...
5 menit sudah ngelamun, mood udah good kembali, aku kembali ke temen2, sebenarnya mereka minta difoto sih, eh tiba2 mood jadi bad lagi, karena sesuatu, akhirnya langkah kakiku menuju sebuah pohon, tunggu cerita selanjutnya di bawah pohon itu...

Karena yakin sama percaya itu beda

1 comments so far

Diam Itu Emas, Bicara yang Baik Itu Permata
EmoticonEmoticon