Wednesday, February 12, 2014

Materi Kuliah Riset Keuangan

Riset Keuangan
Riset Keuangan merupakan mata kuliah yang bertujuan untuk mengaplikasikan kemampuan teoritis dalam sebuah penelitian secara empiris dengan menggunakan data-data keuangan berdasarkan kaidah-kaidah/metodologi penelitian ilmiah. Kurang lebih demikian yang saya pahami setelah saya menyelesaikan mata kuliah tersebut. Mata kuliah ini sangatlah penting karena merupakan pemanasan atau persiapan awal sebelum benar-benar menghadapi tugas akhir. Sepanjang saya mengikuti kuliah ini, lebih banyak ke praktek dan pemahaman mendalam mengenai teori dasar keuangan sesuai topik yang menjadi fokus untuk kemudian diimplementasikan dalam penyusunan proposal penelitian, di konsultasikan, dipresentasikan, dan didiskusikan.

Saat itu saya sedikit mengalami kesulitan karena masa kuliah ini harus terpotong oleh kegiatan magang, sehingga saya tidak mengikuti awal pertemuan. Bagi mengikuti kuliah penuh dari awal hingga akhir, mungkin tidak terlalu bermasalah kecuali masalah dengan diri sendiri. Namun bagi yang magang tentu butuh strategi agar dapat mengejar ketertinggalan tersebut. Untuk itulah, saya rangkum beberapa strategi yang mungkin dapat membantu teman-teman. Inilah strategi riset keuangan versi Eko Sudarmakiyanto :

A. Persiapan
Langkah awal yang dulu saya lakukan adalah metode 5W+1H. Sekilas seperti metode para jurnalis kan? Berikut saya uraikan
5W + 1 H :
  • Apa (What) - Topik/Judul
    Ini merupakan fase paling sulit dan membingungkan (bagi saya), terlebih bagi mereka yang belum memiliki fokus minat pada materi keuangan tertentu. Tipsnya, teman-teman lebih sering membaca berbagai referensi seperti buku teks, atau browsing di internet cari berita atau fenomena yang terkait dengan teori keuangan yang telah dipelajari. Teman-teman juga harus mulai berkenalan dengan yang namanya jurnal, prosiding, laporan penelitian lembaga, data statistik dan lain sebagainya. Nantinya teman-teman akan menemukan ide riset, baik itu fenomena maupun gap. Namun, perlu jadi catatan juga tidak ada ide bingung, terlalu banyak ide juga malah semakin membingungkan. Topik tidak perlu mencari yang sulit biar keren dan terlihat wah, tetapi kalau bisa pilih yang terbaru, menarik, dan relatif mudah untuk diselesaikan tepat waktu. Saya pernah mengalami kebingungan hingga menulis "Menemukanmu", main ke daerah yang tinggi alih-alih cari inspirasi. Jika topik sudah ditentukan, Insya Allah untuk proses selanjutnya sedikit lebih ringan.
    Misal topik yang diambil :  Kinerja Keuangan (fokus alat ukur dengan Economic Value Added)

  • Siapa (Who) - Objek (Populasi)
    Setelah menentukan topik apa yang akan diteliti, selanjutnya siapa yang akan diteliti. Ini erat kaitannya dengan tinjauan pustaka/ materi keuangan yang diperoleh saat kuliah dihubungkan dengan keadaan fenomena ekonomi yang sebenarnya terjadi. Pemilihan objek akan mempengaruhi bagaimana sudut pandang menganalisa masalah. Tipsnya, teman-teman bisa memilih objek misal perusahaan yang jarang dilirik orang tetapi mengalami masalah yang menarik dan pertimbangan juga dapat menghasilkan data yang cukup untuk diolah.
    Misal objeknya : Perusahaan Properti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

  • Dimana (Where) -  Pembatasan Objek (Sampel)
    Ini merupakan bentuk fokus dari objek yang diambil. Jika tidak fokus, maka akan mengalami kesulitan dalam menganalisa masalah, juga termasuk kendala terjadinya bias saat olah data. Langkah ini juga dapat disebut sebagai teknik sampling, karena dari populasi akan ditentukan sampel yang sesuai dengan tujuan penelitian.
    Misal batasan objek : Hanya perusahaan properti yang menerbitkan laporan keuangan, laba positif dan membagikan dividen.
    (Ini ditentukan dengan tujuan agar di langkah berikutnya tidak mengalami masalah perhitungan, juga termasuk kendala asumsi klasik (SPSS) saat olah data, karena berdasarkan topik (kinerja keuangan dengan Economic Value Added) nilai negatif tidak dapat ditentukan hasilnya.

  • Kapan (When) - Pembatasan Periode Waktu
    Setiap periode waktu tertentu memiliki karakteristik yang berbeda, itu karena berbagai faktor yang dapat mempengaruhi. Oleh karena itu, perlu adanya batasan waktu dari riset yang dilakukan.
    Misal batasan waktu : Hanya perusahaan properti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2008 -2012.

  • Mengapa (Why) - Tujuan Riset
    Langkah ini merupakan yang paling penting, karena merupakan alasan/ dasar dilakukan penelitian termasuk pedoman menentukan kesimpulan dan saran. Tujuan ini dibuat sederhana dan ringkas tetapi menggambarkan seluruh riset dilakukan, nantinya akan digambarkan dalam model penelitian.
    Misal tujuan : Menguji dan menganalisis : (1) pengaruh Price Earning Ratio (PER) terhadap Economic Value Added (EVA), (2) pengaruh Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Economic Value Added (EVA), dan (3) pengaruh Dividend Payout Ratio  (DPR) terhadap Economic Value Added (EVA).

  • Bagaimana (How) - Metode Penelitian
    Bagian ini juga tidak kalah penting, karena akan menentukan bagaimana hasil diperoleh dan kesimpulan diambil. Pada langkah ini teman-teman perlu memahami jenis-jenis penelitian termasuk macam-macam variabel. Metode penelitian yang sudah sangat umum (termasuk yang saya gunakan) adalah regresi dengan program SPSS yang menguji pengaruh beberapa variabel independen (X) terhadap satu variabel dependen (Y). Teman-teman dapat merancang penelitian yang sederhana, tetapi memiliki unsur kebaruan, dan menggunakan metode penelitian maupun program yang berbeda, dengan syarat teman-teman memahaminya, atau jika tidak berusahalah untuk memahaminya.
Itulah langkah persiapan yang perlu dilakukan sebelum menyusun proposal penelitian (versi Eko Sudarmakiyanto). Jika langkah tersebut telah dilakukan semua, Insya Allah beban akan membantu dalam penyusunan proposal. Pada dasarnya penyusunan proposal itu mengeksplorasi kemampuan akademik (teori-teori keuangan) dan "seni" merangkai kata ( kata Ibu Siti Puryandani, dosen riset keuangan saya saat itu).

B. Penyusunan
Langkah penyusunan proposal penelitian yang sering saya sebut, sebagai IPO. IPO ini bukan Initial Public Offering, akan tetapi proses Input-Process-Output. Mungkin bagi teman-teman, istilah ini tidak asing, istilah yang sering muncul dalam manajemen operasi. Istilah ini menyiratkan transformasi referensi dan data menjadi proposal yang memiliki nilai lebih sesuai tujuannya. Berikut akan diuraikan satu persatu, tetapi akan dimulai dari belakang yaitu output, karena ini adalah hasil akhir dari mata kuliah riset keuangan.

OUTPUT
Output : Proposal Penelitian,  yang terdiri dari :
  • Bagian Awal, terdiri dari :
    Halaman Judul dan Halaman Persetujuan.
  • Bagian Utama, terdiri dari :
    Latar Belakang Masalah (LBM)
    Pembatasan Masalah
    Perumusan Masalah
    Tinjauan Pustaka
    Hipotesis
    Tujuan Penelitian
    Manfaat Penelitian
    Definisi Konsep
    Definisi Operasional
    Metode Penelitian : Populasi dan Sampel, Metode Pengumpulan Data, Metode Analsis Data.
  • Bagian Akhir, terdiri dari :
    Daftar Pustaka
    Lampiran
    Daftar Riwayat Hidup
Jika saya ringkas inti dari proposal ada 4 (empat) yaitu : Latar Belakang Masalah (LBM), Tinjauan Pustaka (termasuk penelitian terdahulu), dan Metode Penelitian (termasuk definisi konsep dan operasional), dan Daftar Pustaka.

PROCESS
Proses dalam menyusun proposal tersebut biasanya tergambarkan dalam metode pengumpulan data yaitu :
  • Studi Pustaka, dilakukan dengan mengumpulkan data informasi dari artikel, jurnal, literatur, dan hasil penelitian terdahulu yang digunakan untuk mempelajari dan memahami literatur yang memuat pembahasan yang berkaitan dengan penelitian.
    Untuk memudahkah proses ini, teman-teman dapat membuat ringkasan referensi. Sering langkah ini memudahkan peneliti menemukan kesenjangan penelitian (gap research).
    Download Contoh Ringkasan Referensi
  • Studi Lapangan, dilakukan dengan mengumpulkan data informasi melalui kunjungan ke tempat yang menjadi objek penelitian. Biasanya dibantu dengan alat pengumpul data yang dikenal sebagai kuesioner, angket, dll.
  • Dokumentasi, merupakan proses pengumpulan, pencatatan, dan pengkajian data yang digunakan dalam penelitian.
    Misal dokumentasi berupa laporan keuangan tahunan perusahaan (annual report) dan publikasi yang diterbitkan oleh IDX (Indonesia Stock Exchange) dari tahun 2008 – 2012.
  • Penyusunan, ini merupakan tahap paling utama, setelah semua bahan dikumpulkan maka dimasak dalam suatu kajian untuk selanjutnya disajikan dalam tulisan membentuk rangkaian komponen proposal. Menyusun proposal penelitian akan menjadi mudah tatkala ada pedoman yang menjadi dasar. 
INPUT
Bagian ini merupakan daftar bahan yang dibutuhkan dalam melakukan penelitian. Biasanya bahan tersebut adalah :
  • Referensi, merupakan bahan pustaka dalam bentuk tulisan yang digunakan sebagai dasar mengkaji informasi untuk penelitian. Daftar referensi yang dikutip biasanya akan muncul dalam daftar pustaka (Bibliography).
    Macam-macam referensi :
    - Jurnal
    - Prosiding
    - Buku
    - Laporan Penelitian/Skripsi/Tesis/Disertasi
    - Informasi Media Cetak/ Internet

    Adapun buku referensi yang umum digunakan dalam penyusunan proposal penelitian mata kuliah riset keuangan :

    Buku Manajemen Keuangan
    Buku manajemen keuangan tentunya menjadi buku referensi utama dalam riset keuangan. Pondasi riset keuangan adalah pemahaman teori dasar keuangan, dipadu dengan referensi teori terapan dan pengembangan maka akan lebuh konstruktif dalam penyusunan proposal.
    Beberapa buku manajemen keuangan yang biasa digunakan yaitu buku Financial Management dari Brigham & Houston, Keown atau buku-buku manajemen keuangan terbitan Prentice Hall, McGraw-Hill, Cengage Learning, dan John Willey & Sons. Untuk buku lokal saya biasanya menggunakan buku dari Agus Sartono.

    Buku Metode Penelitian
    Bagaimana mau menyusun dengan benar jika tidak mengerti kaidah ilmiah dan sistematikanya. Maka, menjadi sangat penting ketersediaan buku metode penelitian.
    Adapun buku metode penelitian yang biasa digunakan adalah buku Uma Sekaram, Research Methods for Business (Metodologi Penelitian untuk Bisnis). Untuk buku lokal saya menggunakan buku Prof. Augusty Ferdinand, Metode Penelitian Manajemen : Pedoman Penelitian untuk Penulisan Skripsi, Tesis, dan Disertasi Ilmu Manajemen.

    Buku EkonometrikaData yang diperoleh tentu akan diolah, tetapi kuliah yang membahas bagaimana mengolah data terkadang kurang efektif, sehingga pemahaman olah data juga kurang. Untuk itu, penting adanya buku yang membahas olah data ekonomi, atau statistik ekonomi, sering disebut sebagai ekonometrika. Apa saja bukunya tergantung teman-teman menggunakan metode penelitian apa, software atau program apa. Saya contohkan buku yang saya gunakan dalam mengolah data menggunakan metode regresi dengan program SPSS adalah buku dari Prof. Imam Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Teman-teman akan membutuhkan buku yang berbeda jika menggunakan program statistik Eviews atau Minitabs.

    Buku Tema
    Apa ya istilahnya. Ini merupakan buku referensi yang memuat topik yang teman-teman ambil. Misal berhubung topik yang saya ingin teliti adalah kinerja keuangan dengan Economic Value Added (EVA), maka jadi suatu keharusan saya memiliki (atau pinjam) buku - buku yang berkaitan dengan EVA, dalam hal ini buku yang saya gunakan adalah buku Young dan O'Byrne, EVA and Value-Based Management; kemudian bukunya James L. Grant, Foundations of Economic Value Added.

    Buku Intermezzo
    Ini bukan buku referensi, tetapi perlu juga dibaca saat mengalami kejenuhan dalam menyusun proposal penelitian. Sifatnya hiburan, memotivasi dan memberi inspirasi. Teman-teman dapat menemukan ini dalam novel, atau buku motivasi :-D .
  • Data Keuangan
    Data ini merupakan bahan yang bakal diolah untuk kemudian ditarik kesimpulan. Sifatnya dapat berupa data historis yang dapat dilakukan forecast. Adapun beberapa bentuk data keuangan yang kerap digunakan adalah :
    - Laporan Keuangan Perusahaan
    - Data Publikasi IDX (Indonesia Stock Exchange)
    - ICMD (Indonesia Capital market Directory)
    - Data Publikasi BPS (Badan Pusat Statsitik)
    - Data Publikasi BI (Bank Indonesia)
    - Kuesioner
    - dll.
C. Konsultasi
Penting bagi teman-teman untuk berkonsultasi dengan dosen yang dianggap mumpuni untuk masalah yang teman-teman hadapi. Misal teman-teman merasa bingun dengan suatu teori keuangan, maka setelah berusaha mencari penjelasan baik dari internet, referensi, diskusi dengan teman, selanjutnya di konsultasikan dengan dosen manajemen keuangan. Konsultasi dengan dosen juga ada triknya, jangan sampai bertanya dengan dosen tetapi dalam keadaaan kosong, artinya teman-teman tidak tahu sama sekali dengan hal yang ditanyakan atau dengan kata lain belum ada effort dari teman-teman untuk mencari jabawan sendiri. Maka, bertanyalah karena bingung, bukan karena kosong. Bingung itu sudah mengetahui tetapi belum memahami. Insya Allah dosen pun akan menanggapi dengan senang hati, karena nanti sifatnya diskusi atau tanya jawab.

D. Presentasi
Setelah proposal selesai disusun, maka selanjutnya isi akan dipresentasikan di depan kelas untuk kemudian didiskusinya. Presentasi ini melatih kemampuan verbal dan menguji penguasaan materi. Mengapa saya tidak menulis kepercayaan diri, karena berdasarkan pengalaman, kepercayaan diri muncul manakala teman-teman benar benar menguasai materi dan siap untuk ditanya. Ada triknya juga dalam presentasi, akan tetapi saya belum bisa menjelaskan, karena saat itu saya tidak kebagian waktu presentasi di depan kelas, tetapi langsug Fokus Group Discussion (FGD) dengan dosen.

E. Diskusi
Inilah tahap memperoleh feedback atau masukkan baik dari teman-teman maupun dosen. Inilah saat yang tepat mencatat segala celah kekurangan untuk kemudian melakukan perbaikan alias revisi.


Itulah yang dapat saya uraikan mengenai materi riset keuangan berdasarkan pengalaman yang pernah saya ikuti. Segala kekeliruan yang ada mungkin berasal dari kekurangan saya dalam mengungkap kembali memori. Untuk itu, saya sangat membutuhkan masukkan guna perbaikan tulisan. Maklum baru belajar menulis. Meski sederhana dan mungkin membingungkan saya berharap semoga bermanfaat.

Jika ada pertanyaan silahkan hubungi dosen riset keuangan yang bersangkutan. Saya hanya siap untuk diajak ngobrol dan sedikit memberi masukkan.  :-D

Selanjutnya Software/program aplikasi untuk menemani skripsi.

Sumber Referensi :

Karena yakin sama percaya itu beda

Diam Itu Emas, Bicara yang Baik Itu Permata
EmoticonEmoticon