Sunday, May 17, 2015

Aku yang Dilanda Rindu

Ilustrasi Rindu via Ermaynee
Rindu, sesuatu yang tidak dapat diukur. Sebab jika dapat diukur, kita dapat menentukan batasan ukurannya. Ada jarak tertentu hingga waktu tertentu. Sungguh, rindu tidak dapat diterjemahkan bahkan dengan kata-kata sekali pun. Sebab jika diterjemahkan dengan kata-kata. Kata-kata itu masih belum mampu mewakili rindu itu sendiri. Ya rindu, jika dicari ada jutaan definisinya sesuai dengan kondisi si pemberi definisinya. Jika boleh saya sederhanakan dari berbagai sumber, rindu itu ruang yang tercipta karena bentangkan jarak dan waktu. 

Tentang rindu. Bukan maksud saya menceritakan seseorang bernama rindu. Bukan pula membuat sinopsis tentang novel berjudul Rindu karya Tere Liye. Atau rindu rindu yang lain. Ini hanya rindu. Rindu pada seseorang atau mungkin sesuatu. Tanpa maksud berambigu. Ini hanya kerinduan pada sesuatu. Ada ruang yang sering bergejolak ketika melihat KTP (Kartu Tanda Penduduk). Ya rindu pada tanah kelahiran. Ya rindu pada sebuah tempat, tanah kelahiran  saya, Papua.

Maka, pada postingan kali, saya tidak akan menulis banyak kata. Saya hanya mengumpulkan gambar-gambar dari hasil gugling.

Papua, itulah nama yang sekarang lebih dikenal. Padahal dulu saya mengenalnya sebagai Irian Jaya. Waktu itu saya masih berada di kabupaten Jayawijaya, Kecamatan Asologaima. Sebuah daerah yang sangat asri dan termasuk lebih maju dibanding kecamatan-kecamatan lain. Meskipun, saat itu belum bisa menikmati yang namanya enerji listrik dari PLN. 

Perubahan nama Irian Jaya menjadi Papua terjadi pada zaman presiden K.H. Abdurrahmah Wahid (Gus Durur).  Gus Dur menyatakan, setuju pergantian nama Irian Jaya menjadi Papua. Persetujuan itu bukan akibat tekanan siapa-siapa, tetapi karena nama Irian Jaya merupakan manipulasi dari bahasa Arab yang artinya telanjang.
 "Mulai sekarang, nama Irian Jaya menjadi Papua. Mungkin waktu itu, penggembala-penggembala Arab melihat teman-teman di sini masih memakai koteka," kata Gus Dur ketika berdialog dengan tokoh masyarakat Irian Jaya di Jayapura, Jumat (31/12) malam.

Sedikit mengobati rasa rindu, maka berikut ini daftar beberapa foto tempat dan keunikan dari pulau di ujung timur Indonesia.

Puncak Carstensz Pyramid, puncak Indonesia rasa Mount Everest, Nepal
Puncak Carstenz Pyramid merupakah satu dari 7 gunung yang digolongkan sebagai 7 summit. Puncak Carstenz sering juga disebut puncak jaya. Puncak jaya merupakan destinasi yang sangat tenar bagi sebagian besar pendaki.



Raja Ampat, pulau Indonesia rasa Phi Phi Island, Thailand
Raja Ampat, sudah sangat kondang bagi semua orang. Siapa si hari gini tidak mengenal Raja Ampat. kepulauan yang terdiri dari empat pulau besar yaitu Waigeo, Misool, Salawati, Batanta dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Menurut laporan dari The Nature Conservancy, sebanyak 75% spesies laut dunia ditemukan di perairan Raja Ampat.






Danau Sentani, Jayapura



Lembah Baliem, Wamena, Jayawijaya
Lembah Baliem merupakan tempat tinggal suku Dani, Yali dan Lani yang terletak di sekitar Pegunungan Jayawijaya. Kalau lembah baliem ini, tidak hanya satu objek wisata. Di dalamnya ada beragam wisata mulai dari interaksi langsung dengan orang orang suku asli setempat yang masih menggunakan koteka (laki-laki) dan rok rumbai (perempuan). Dan sebenarnya, daerah ini sungguh dekat dengan daerah kelahiran saya. Di sini kita akan benar-benar mengenal adat istiadat suku, rumah honai, bakar batu, pasar tradisional, simulasi perang adat, makanan buah merah, kelapa hutan, hmm apa lagi ya. Oh ya kerajinan tangan asli orang papua, alat musik pikon, dan masih banyak lagi.







Kurulu, Wamena, Jayawijaya
Kalau dengar kata Kurulu, saya jadi teringat zaman masih dalam pangkuan Ibu dan Bapak. Ya masa kecil saya sering diajak main ke daerah sini. 
Eko Sudarmakiyanto kecil dalam pangkuan ibu di pasir putih Kurulu (c) Eko Sudarmakiyanto



Teluk Cendrawasih, Wondama & Nabire, Papua Barat


Danau Paniai, Paniai, Papua


Pantai Bosnik, Biak, Papua


yang lain (gambar menyusul, kehabisan paket) :

Situs Purbakala Tapurarang, Goa Kokas, Fak Fak, Papua Barat
Pulau Mansinam
Teluk Triton, Kaimana, Papua Barat
Desa Tablanusu, Depapre, Jayapura, Papua
Pantau Amai, Depapre, Jayapura, Papua
Telukn Wondama & Pulau Rumberpon, Manokwari, Papua Barat
Rumah Pohon Suku Korowai
Danau Samares, Biak
Danau Uther, Samaru, Sorong, Papua Barat
Danau Framu, Sorong, Papua Barat
Sungai Ajikwa, sungai Indonesia rasa Amazone, Amerika Selatan
Kota Tembagapura, Kemegahan kota di hutan rimba
Air Terjun Ban, Sorong, Papua Barat
Taman Nasional Lorentz, Taman Nasional Terbesar di Asia
dll

Karena yakin sama percaya itu beda

Diam Itu Emas, Bicara yang Baik Itu Permata
EmoticonEmoticon